Lestarikan Pesisir Buwun Mas, SMPN 3 Sekotong Padukan Edukasi Lingkungan dan Aksi Nyata Mangrove
AHAD, 26 Juli 2026, Langkah kaki puluhan siswa dan guru SMPN 3 Sekotong memecah ketenangan kawasan pesisir Desa Buwun Mas. Bersama Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan (PPK Ormawa HIMAKEL), mereka bahu-membahu menancapkan ratusan bibit propagul ke dalam lumpur pesisir. Aksi ini merupakan bagian dari Penanaman Propagul Tahap Kedua, sebuah gerakan berkelanjutan yang digagas untuk memulihkan ekosistem mangrove yang kian terancam.
Bagi keluarga besar SMPN 3 Sekotong, keterlibatan ini bukan sekadar pemenuhan undangan, melainkan bentuk laboratorium alam yang sesungguhnya. Di bawah terik matahari dan dinginnya lumpur pantai, para siswa belajar langsung mengenai pentingnya vegetasi mangrove sebagai benteng alami dari abrasi, rumah bagi keanekaragaman hayati laut, hingga penyerap karbon yang efektif. Rasa lelah terbayar tuntas oleh antusiasme serta gelak tawa saat jemari mereka berpadu dengan tanah, menyemaikan harapan baru bagi hijau pesisir desa mereka.
Para guru pendamping turut memberikan teladan, membimbing para siswa bagaimana menanam propagul dengan teknik yang benar agar mampu bertahan mengarungi pasang surut air laut. Sinergi antara dunia pendidikan dasar-menengah, mahasiswa, dan masyarakat lokal ini membuktikan bahwa kepedulian lingkungan tidak mengenal batasan usia. Melalui penanaman tahap kedua ini, SMPN 3 Sekotong dan Tim PPK Ormawa HIMAKEL UNRAM menegaskan komitmen bersama: merawat setiap propagul yang tertanam hingga tumbuh menjadi benteng hijau yang kokoh demi masa depan Desa Buwun Mas yang lebih lestari.