GURU DEDIKATIF (AGUSTIN EKA ARIESTARI, S.Pd,Gr)

Penganugerahan Apresiasi GTK NTB 2025

Acara Penganugerahan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2025 Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah sukses diselenggarakan oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTB. Puncak acara berupa pengumuman dan penyerahan penghargaan diadakan pada Senin malam, 17 November 2025, bertempat di Hotel Lombok Raya, Mataram.


Tujuan dan Rangkaian Kegiatan

Tujuan

Apresiasi GTK 2025 bertujuan untuk memberikan penghargaan dan motivasi kepada para guru dan tenaga kependidikan terbaik di NTB atas dedikasi, praktik baik, dan inovasi luar biasa yang telah mereka lakukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Program ini juga diharapkan dapat mendorong GTK untuk memiliki kemampuan transformatif, dedikatif, dan kolaboratif.

Proses Seleksi

Rangkaian kegiatan telah berlangsung selama beberapa waktu, mencakup tahapan seleksi yang ketat:

  • ·       Penilaian Substansi: Dilaksanakan secara daring, melibatkan presentasi dan wawancara peserta terbaik oleh tim penilai yang terdiri dari akademisi ternama di NTB. Tahap ini berlangsung sejak akhir Oktober 2025.
  • ·       Penetapan Terbaik: Dari ratusan peserta, dipilih tiga besar terbaik di setiap kategori, dan kemudian disaring lagi untuk menentukan peraih Juara 1 yang akan mewakili NTB di tingkat nasional di Jakarta.


Puncak Acara di Hotel Lombok Raya

Malam penganugerahan di Hotel Lombok Raya menjadi momen puncak yang mengharukan sekaligus membanggakan. Acara ini dihadiri oleh para pemenang, perwakilan dari Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Dikbudpora) dari berbagai kabupaten/kota, serta pimpinan BGTK NTB.

Para pemenang dari berbagai jenjang dan kategori, seperti Guru Transformatif dan Guru Dedikatif, menerima penghargaan atas inovasi dan kontribusi mereka.

Acara penganugerahan ini tidak hanya menjadi penutup rangkaian seleksi di tingkat provinsi, tetapi juga menandai langkah awal bagi para pemenang Juara 1 untuk melaju ke seleksi tingkat nasional yang akan diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Guru Nasional (HGN) 2025.

Pada Kegiatan tersebut salah seorang guru dari SMPN 3 Sekotong mendapatkan salah satu kategori yaitu GURU SMP DEDIKATIF.

Agustin Eka Ariestari, S.Pd, Gr : Juara 3 Guru SMP Dedikatif NTB 2025


Agustin Eka Ariestari merupakan salah satu Guru terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Penghargaan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025 tingkat provinsi.

Dedikasi dan Kontribusi

Penghargaan kategori Guru Dedikatif diberikan kepada GTK yang menunjukkan komitmen dan pengorbanan luar biasa dalam menjalankan tugas, terutama di daerah yang menghadapi tantangan geografis, sosial, atau ekonomi yang signifikan (Daerah 3T atau daerah terpencil).

Agustin Eka Ariestari, yang mengabdi di SMP Negeri 3 Sekotong, Lombok Barat, dinilai unggul dalam beberapa aspek, termasuk:

·       Pengabdian di Daerah Sulit: Berkat pengabdiannya yang tulus di wilayah Sekotong, Lombok Barat, yang dikenal memiliki tantangan akses dan fasilitas.

·       Inovasi Pembelajaran: Meskipun dengan keterbatasan, beliau berhasil menciptakan praktik baik dan inovasi yang relevan untuk memastikan siswa mendapatkan pembelajaran berkualitas.

·       Peran Komunitas: Keaktifannya dalam berkolaborasi dengan masyarakat setempat dan pihak sekolah lain untuk mengatasi kendala pendidikan.


Raihann Juara 3 Kategori Guru SMP Dedikatif oleh Agustin Eka Ariestari, S.Pd. dalam Apresiasi GTK 2025 Provinsi NTB secara signifikan menambah sederet prestasi gemilang dari SMP Negeri 3 Sekotong. Prestasi ini semakin luar biasa mengingat lokasi sekolah yang notabene berada di wilayah terpencil Kabupaten Lombok Barat.

Prestasi Juara 3 ini juga menjadi bukti nyata bahwa semangat dedikasi, ketekunan, dan pengorbanan yang ditunjukkan oleh Agustin Eka Ariestari di lokasi penugasannya sangat dihargai oleh Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) NTB. Beliau menjadi inspirasi bagi guru-guru lain yang mengabdi di seluruh pelosok NTB.


endhet_gargoyle